KFC COMMUNITY

 
Belum jadi member
KFC Community?

LATEST ARTICLE

 

POPULAR ARTICLE

 

AGENDA EVENTS

 
Lihat jadwal selengkapnya di sini

Keputusan Komdis (Komisi Disiplin) Atas PERSIB |

 
link.png Keputusan Komdis (Komisi Disiplin) Atas PERSIB

KFC Soccer pasti tahu tentang pertandingan antara PERSIB melawan PERSIJA yang banyak menuai kontroversi dalam dunia sepak bola indonesia. Setelah kemarin pada tanggal 22 Februari 2014, pertandingan antara Persib dan Persija gagal dilaksanakan, dikarenakan panitia pelaksana pertandingan tidak mendapatkan izain dari kepolisian setempat.

Tidak keluarnya izin dari aparat kepolisian ini dipicu oleh keributan sebelumnya, antara Jakmania (Suporter Persija) dan Viking (Suporter Persib), pada saat Persija menghadapi tim asal Bandung lainnya, yaitu Pelita Bandung Raya di Stadian Jalak Harupat, pada tanggal 17 Februari 2014.

Ternyata akibat dari gagalnya pelaksanaan pertandingan tersebut, PT. Persib Bandung Bermartabat (PT. PBB) mendapatkan sanksi dari Komdis sebesar Rp. 300 juta lebih. Sanksi tersebut berupa hukuman denda Rp. 50 juta kepada panitia pelaksana (Panpel) karena gagal menyelenggarakan pertandingan kandang antara Persib vs Persija, Denda Rp. 250 juta untuk Panpel karena adanya nyanyian rasis dan pelemparan botol air mineral saat melawan Semen Padang pada tanggal 16 Februari 2014, dan juga denda Rp. 25 juta untuk Ferdinand Sinaga, karena telah memaki wasit saat pertandingan ketika melawan Semen Padang.

Selain itu Ferdinand Sinaga juga mendapatkan sanksi larangan bermain selam 2 kali pertandingan saat Persib melawan Barito Putra dan Arema.

Komisaris PT. PBB, Kuswara S Taryono mengaku belum dapat bersikap terkait adanya sanksi yang diberikan oleh Komdis PSSI. Kuswara menyatakan pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu agar mengetahui pertimbangan hukum apa yang melandasi sanksi tersebut.

“Kita harus cermat dalam mengkaji keputusan itu. Setelah itu kita akan mengambil langkah apa yang harus diambil. Sampai saat ini pihak kami juga belum menerima surat resmi perihal adanya sanksi berupa denda lebih dari Rp. 300 juta tersebut.” Ungkap Kuswara seperti yang dikutip dari laman resmi klub pada 5 Maret 2014.