KFC COMMUNITY

 
Belum jadi member
KFC Community?

LATEST ARTICLE

 

POPULAR ARTICLE

 

AGENDA EVENTS

 
Lihat jadwal selengkapnya di sini

Piala Dunia 1978, Sepak Bola Gajah Peru! |

 
link.png Piala Dunia 1978, Sepak Bola Gajah Peru!

Piala Dunia di Argentina memang seakan berjalan mulus. Selama berjalannya beberapa pertandingan terlihat baik juga aman. Namun di balik itu semua kencang beredar bahwa ajang tersebut penuh dengan 'intrik' yang dilakukan oleh tuan rumah. Kecurigaan tersebut terjadi di fase ke 2 penyisihan grup B. Brasil dan Argentina memiliki poin yang sama, yaitu 5 poin. Hanya, Brasil memiliki peluang yang lebih besar untuk lolos ke partai final karena memiliki selisih gol yang lebih baik dari Argentina. Apalagi di partai terakhir, Selecao menang 3-1 atas Polandia.

Tapi tak disangka, Tim Tango yang membutuhkan kemenangan dengan selisih 4 gol, berhasil mengalahkan Peru dengan skor 6-0. Dengan hasil ini, Argentina berhasil lolos ke final dengan menggeser Brasil yang sebelumnya memuncaki klasemen fase grup tahap kedua. Pihak Brasil pun menuding adanya pengaturan skor yang dilakukan tuan rumah. Tudingan Brasil jelas masuk akal. Sebabnya, Peru tampil dominan saat fase grup fase pertama, tercatat Peru tidak pernah sekalipun mengalami kekalahan. Peru ketika itu berada satu grup bersama Belanda, Skotlandia dan Iran. Dengan penampilan seperti itu, sulit rasanya meyakini bahwa Peru akan tampil buruk saat bertemu Argentina.

Belakangan diketahui, bahwa kiper Peru, Ramon Quiroga ternyata kelahiran Argentina yang pindah ke Peru. Itu sebabnya, beberapa kali bola yang seharusnya mudah untuk ditangkap ataupun ditepis, justru malah dibiarkan oleh Quiroga agar menjadi gol. Kemudian juga beberapa puluh tahun kemudian terkuak dari putra seorang bos mafia, yang mengklaim kalau memang benar ada keluarga dari mafia tertentu menjadi dalang di balik kemenangan Argentina atas Peru. Caranya dengan memberikan bayaran kepada semua pemain Peru agar mau mengalah.

Di partai final, tim Tango, Argentina, berhasil menghentikan keperkasaan Belanda dengan gaya Total Footballnya sekaligus menjadi juara untuk pertama kalinya. Bermain imbang 1-1 dalam 90 menit pertama, laga dilanjutkan dengan extra time. Di babak ini, Mario Kempes mencetak gol pada menit 105, disusul gol Ricardo Bertoni pada menit 115. Dengan demikian, Argentina menjadi negara ke 6 setelah Uruguay, Italia, Jerman Barat, Brasil dan Inggris yang menjadi juara turnamen. Argentina juga menjadi negara kelima yang berhasil juara di depan pendukungnya sendiri. Sekedar catatan, ketika itu Belanda sudah tidak diarsiteki lagi oleh Rinus Michels, dan Johan Cruyff yang tak tampil karena mengalami percobaan penculikan.

Piala Dunia yang penuh kontroversi menurut beberapa kalangan ini seakan terjadi pada titik puncak, dengan diberikannya penghargaan Fair Play kepada Argentina oleh FIFA selepas turnamen.

 

Tuan Rumah: Argentina

Waktu: 1 - 25 Juni 1978
Jumlah Peserta: 16

Juara Dunia: Argentina

Runner-up: Belanda

Posisi ketiga : Brasil

Posisi keempat : Italia

Top Skor : Mario Kempes (6)

Jumlah Pertandingan: 38

Total gol : 102 (2,68/pertandingan)

Penonton: 1.546.151 (40,688/pertandingan)