KFC COMMUNITY

 
Belum jadi member
KFC Community?

LATEST ARTICLE

 

POPULAR ARTICLE

 

AGENDA EVENTS

 
Lihat jadwal selengkapnya di sini

Beberapa Klasifikasi Sepeda Gunung Berdasarkan Fungsinya |

 
link.png Beberapa Klasifikasi Sepeda Gunung Berdasarkan Fungsinya

 a. Cross country (XC)
Dirancang untuk lintas alam ringan hingga sedang. Didesain agar efisien dan optimal pada saat mengayuh dan menanjak di jalan aspal hingga jalan tanah pedesaan. Sangat disarankan bagi pemula yang ingin memulai bermain MTB.

b. All mountain (AM)
Dirancang untuk lintas alam berat seperti naik turun bukit, masuk hutan, melintasi medan berbatu, dan menjelajah medan offroad jarak jauh. Keunggulan all mountain ada pada ketahanan dan kenyamanannya untuk dikendarai. Namun kurang efisien dipakai pada medan tanjakan yang panjang dan curam. Hampir semua sepeda AM bertipe full-suspension.

c. Freeride (FR)
Dirancang untuk mampu bertahan menghadapi drop off (lompatan) tinggi dan kondisi ekstrim sejenisnya. Bodinya kuat namun tidak secepat dan selincah all mountain karena bobotnya yang lebih berat. Kurang cocok untuk dipakai jarak jauh dan sangat tidak cocok untuk tanjakan.

d. Downhill (DH)
Dirancang agar dapat melaju cepat, aman dan nyaman dalam menuruni bukit dan gunung. Mampu menikung dengan stabil pada kecepatan tinggi dan selalu dilengkapi suspensi belakang untuk meredam benturan yang sering terjadi.

e. Dirtjump (DJ)
Seringkali disebut trial atau urban MTB. Awalnya sepeda ini dibuat untuk anak muda perkotaan yang menggunakan sepeda gunung selain sebagai alat transportasi, sehingga bisa digunakan ngebut di jalanan kota serta melakukan atraksi lompatan tinggi dan ekstrim. Fungsinya mirip BMX namun dengan bentuk yang lebih besar.